Ada catatan khusus mengenai nyanyian ini, di mana bagian verse 2 perlu dipahami lebih mendalam
Chorus:
[Verse 2]
You didn't want Heaven without us
So Jesus You brought Heaven down
...
Kalimat "You didn't want Heaven without us," tidak mengindikasikan bahwa Tuhan sangat butuh manusia. Lirik ini perlu dibaca dalam konsep relasi perjanjian antara Tuhan dan umat-Nya, bahwa Ia "menginginkan" umat untuk berelasi dengan-Nya. Makna teologis ini sangat terlihat ketika zaman Nuh, manusia semua telah menjadi jahat, tetapi Tuhan masih memilih Nuh dan keluarganya sebagai remnant (umat-Nya). Kemudian ketika bangsa Israel dibuang ke Babel dan bait Allah pertama telah dihancurkan, Tuhan masih memberikan harapan restorasi kepada umat sehingga ini menegaskan bahwa Tuhan memang sangat "menginginkan" untuk berelasi dengan umat sekalipun mereka melakukan banyak kesalahan.
Kalimat kedua "Jesus You brought Heaven down," merupakan kalimat yang memiliki makna inkarnasi dan eskatologi. Secara inkarnasional, surga adalah di mana pribadi Tuhan berada, dan Tuhan Yesus hadir di tengah dunia dan ketika Ia pergi, Ia mengutus Roh-Nya bersama dengan umat. Kemudian secara eskatologis, Yerusalem yang baru adalah langit dan bumi yang mengalami restorasi menjadi baru.